Showing posts with label benar. Show all posts
Showing posts with label benar. Show all posts

Friday, September 24, 2010

Di Atas Pasir Kucatat Semua Keburukan


Kisah di bawah ini, dengan berbagai versi, mungkin saja pernah Anda dengar atau Anda baca. Itu tidak jadi masalah. Yang pasti, saya tetap ingin menuliskannya untuk Anda, dengan harapan ada hikmah yang bisa kita petik bersama. Begini kisah selengkapnya.


Dua orang sahabat sedang melakukan perjalanan panjang di sebuah daerah berpadang pasir. Ketika mereka ngobrol sembari beristirahat, lahirlah perbedaan pendapat yang berujung pada perasaan kesal. Rupanya saking kesalnya si A terhadap si B, tanpa terkontrol akhirnya si A menampar pipi si B.


Mendapat perlakuan seperti itu, bukannya membalas tapi si B malah menulis suatu kalimat di tanah berpasir tersebut. "Hari ini aku mendapatkan tamparan menyakitkan dari sahabatku A", begitulah tulisan yang dibuat si B di atas pasir.


Masih dalam suasana batin yang kurang mengenakkan, dua sahabat tadi melanjutkan kembali perjalanan mereka, hingga ke sebuah sungai yang jernih sekali airnya. Karena masing-masing merasa lelah, keduanya pun sepakat untuk mandi di sungai itu. Sampai suatu ketika, terjadilah musibah yang hampir saja merenggut nyawa si B, jika si A tidak sigap menolongnya dengan menarik kuat-kuat tangan si B agar tidak terseret arus yang begitu deras.

Friday, May 7, 2010

Masih Ada Kesempatan-kah buat diriku???

Jika Anda ingin mencari orang yang paling sering gagal, carilah orang yang sangat sukses. Thomas Alpha Edison adalah orang yang sering gagal. Bob Sadino juga langganan gagal, dan banyak lagi orang-orang yang hidupnya dipenuhi dengan kegagalan dalam proses menuju sukses. Gagal adalah bagian proses menuju keberhasilan. Seberapa kali Anda gagal bukanlah ukuran Anda, namun ukuran Anda sebenarnya adalah bagaimana Anda bangkit dari setiap kegagalan.


Jangan sekali-kali berhenti karena gagal, sebab masih banyak kesempatan lain yang bisa kita raih selama kita masih memiliki umur. Jika Anda gagal, maka cobalah lagi. Henry Ford mengatakan, “Kegagalan hanyalah kesempatan lain untuk memulai lagi dengan lebih pandai.” Kegagalan adalah cara kita belajar, cara kita mengoreksi kesalahan dan keliruan kita. Kegagalan mungkin juga ujian dari Allah.


Masih ada sejuta kesempatan lain setelah Anda gagal. Masih banyak peluang yang bisa kita coba. Meski modal kita habis, meski aset fisik kita habis, selama aset pikiran dan hati Anda masih ada, maka masih banyak peluang yang bisa kita coba lagi. Selalu ada cara kita untuk bangkit, baik dalam bidang yang sama atau dalam hal yang lain. Yang penting adalah adanya kemauan kita untuk bangkit lagi. Kebanyakan orang yang gagal permanen adalah karena dia tidak mau mencoba lagi.


Berhenti mencoba adalah cara pasti untuk gagal. Selama Anda tidak berhenti mencoba, maka peluang keberhasilan selalu ada. Satu-satunya yang menutup pintu keberhasilan adalah hilangnya kemauan Anda untuk mencoba lagi. Tidak ada yang perlu disalahkan atas kegagalan Anda. Tidak perlu mencari alasan untuk tidak mencoba lagi. Yang diperlukan ialah Anda mau belajar dan mencoba lagi, sebab masih ada sejuta kesempatan.